Postingan

Black Opal

  Oleh : Nishfi Kurnia 10 Nopember 2022 disebut orang-orang sebagai hari pahlawan, hari dimana banyak sekali darah yang terbuang, keringat yang bercucuran dan semangat tiada padam. “allahuakbar” kalimat lantang yang menggugah orang-orang jompo untuk turun ke lapangan, bagaikan gemuruh meriam kalimat suci tersebut menggugah setiap sukma yang mendengarnya. Cukup menjadi pertanyaan, bukankah setiap hari kita mendengar dan mengucapkannya ? disetiap sholatnya orang-orang muslim mereka mengucap … tapi mengapa tiada buah yang dapat dirasakan ? setelah sholat bubar barisan. Surabaya dengan segala hiruk pikuk membawa setiap diri manusia berpikir keras untuk hidup, tapi tidak jarang dari mereka lupa siapa yang memberi kehidupan. Begitupula dengan mahahsiswa yang menginginkan gelar tapi lupa usahanya masih diujung pengetahuan. Kita semua bodoh dan butuh belajar. Salah satu dosen pernah memberikan wejangan pada kami “perbanyak amalan karena ilmu saja tidak cukup” t...

JIWA MERDEKA!

Oleh :  Melia Diah Ayu Rika Sari Kami yang merdeka... Kami lahir dari sebuah bangsa yang tak kenal putus asa Bangsa yang diinjak-injak penjajah dari pagi buta hingga malam tiba Kami yang merdeka... Jiwa kami pantang mundur Meski darah dan nyawa yang jadi taruhannya. Mati kami tak jadi sia-sia Keringat kami bukan perihal peluh kotor belaka , Kami yang merdeka ... Kami yang langkahnya paling gagah nan perkasa Menantang mereka yang menjejakkan kaki dan merebut harta Nusantara dengan semena-mena. Kami yang merdeka... Yang bertahan hidup dengan luka-lukanya Yang terus berdiri dan membela Meski mati terpampang nyata di depan mata...

PERTEMPURAN SURABAYA

  Manusia-manusia bersahaja harum namanya Dor… Dor… Dor…. Sampai tak terhingga suara tembakan pistol lawannya Tubuh biru, tatapan mata sayu, lelaki tersungkur di tepian jalan raya Manusia-manusia bersahaja harum namanya Tak menyerah jiwa untuk merdeka Menggapai manisnya lekuk senyum para pujangga dan nona Kemudian mereka berteriak Merdeka….merdeka…merdeka… Manusia-manusia bersahaja harum namanya Sekutu berkata “hancurlah Surabaya” Para pemuda menepis tak menghiraukan Maju tak gentar demi Indonesia tercinta Manusia-manusia bersahaja harum namanya Rakyat desa hingga kota mengenalnya Manusia-manusia tangguh 10 November Teladan bagi kita semua untuk mengenang jasanya

PELATIHAN KEFASILITATORAN DASAR 2022

Gambar
  Pada tanggal 28-30 Oktober 2022, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam telah melaksanakan Pelatihan Kefasilitatoran Dasar (PKD) 2022. Pelatihan Kefasilitatoran Dasar (PKD) merupakan wadah pengenalan bagi mahasiswa mengenai prodi PMI lebih dalam. Setelah dua tahun dilaksanakan secara online akibat pandemi, PKD pada tahun ini memunculkan gebrakan baru, yakni dilaksanakan di desa Kalikatir, Mojokerto. Hal ini bertujuan untuk melatih mahasiswa baru PMI agar berbaur dan melebur dengan masyarakat desa. Selama tiga hari disana, mahasiswa PMI tinggal bersama masyarakat desa agar mereka terbiasa berinteraksi dengan masyarakat. kegiatan PKD di Desa Kalilatir ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan PKD yang diadakan di fakultas pada Jumat, 21 Oktober 2022. Kegiatan PKD 2022 hari pertama diawali dengan sambutan-sambutan dari ketua pelaksana, general manager, ketua umum hima prodi PMI, dan kepala desa Kalikatir sekaligus membuka acara dengan seremoni pe...

Webinar Nasional Himpunan Mahasiswa Prodi Pengembangan Masyarakat Islam 2022

Gambar
                  Pada hari Selasa, 25 Oktober 2022, telah berhasil dilaksanakannya Webinar Nasional Himpunan Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam UIN Sunan Ampel Surabaya 2022. Webinar Nasional ini mulai dilaksanakan dari pukul 07.30 WIB – selesai. Adapun tema yang diangkat pada webinar kali ini adalah “Peran Mahasiswa dalam Membangun Masyarakat yang Adaptif dan Inovatif” . Berdasarkan tema ini, topik yang menjadi pembahasan luar biasa dalam webinar kali ini tentang bagaimana seorang mahasiswa dalam membangun masyarakat yang disekitarnya. Tentang sinergi pemberdayaan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat terutama pasca pandemi Covid-19. Tema ini sangatlah cocok dengan program studi Pengembangan Masyarakat Islam sendiri yang dimana kelak mereka akan menjadi calon fasilitator di tengah-tengah masyarakat. Acara webinar ini dibuka resmi oleh K etua Prodi PMI, Ibu Yusria Ningsih, S. Ag, M.Kes. Dengan data yang terku...

Pelatihan Kefasilitatoran Dasar

Gambar
     Bulan Oktober hingga November banyak mahasiswa yang baru masuk jurusan melaksanakan kegiatan osjur (ospek jurusan) di prodi mereka masing-masing. Osjur sendiri merupakan representasi dari kehidupan di jurusan tersebut. Hal ini bertujuan agar mahasiswa yang baru merasakan bagaimana akademik di jurusan menjadi terbiasa menjalani hari-harinya di jurusan yang telah dia pilih. Sama halnya dengan prodi Pengembangan Masyarakat Islam, pada hari Jumat, 21 Oktober 2022 telah melaksanakan osjur atau biasa disebut PKD yang bertempat di ruang sidang Fakultas Dakwah dan Komunikasi. PKD sendiri merupakan singkatan dari Pelatihan Kefasilitatoran Dasar. Osjur yang diadakan pada hari Jumat kemarin berisikan pemaparan tiga materi yang disampaikan oleh pemateri-pemateri profesional.      Pada 21 Oktober 2022 prodi Pengembangan Masyarakat Islam, UIN Sunan Ampel Surabaya melakukan kegiatan Pelatihan Kefasilitatoran Dasar atau PKD. Kegiatan Pela...

WEBINAR PEMBERDAYAAN “MEMBANGUN INTEGRITAS MAHASISWA PMI MELALUI NILAI PENGEMBANGAN MASYARAKAT DAN KEISLAMAN”

Gambar
  Pada Sabtu, 30 Juli 2022 pukul 09.00 WIB, dilaksanakan webinar pemberdayaan oleh mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Ampel Surabaya. Acara webinar ini diawali dengan sambutan dan pembukaan oleh Ketua Pelaksana, lalu dilanjut sambutan dari Ketua Umum HIMA PRODI PMI yang menjelaskan sedikit tentang Pengembangan Masyarakat Islam melakukan dakwahnya dengan cara bil hal (tindakan). Acara sambutan dan pembukaan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Dakwah dan Komunikasi serta Ketua Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam yang meridhoi dan mendukung pelaksanaan acara webinar ini. Materi pertama mengenai “Strategi dalam membangun Integritas Mahasiswa PMI melalui nilai Pengembangan Masyarakat” yang disampaikan oleh Bapak Dr. Krisdyatmiko, S.Sos., M.Si. (Dosen Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan FISIPOL UGM). Narasumber pertama menyampaikan materi terkait ...

PELATIHAN PEMBUATAN KOMPOS SEBAGAI PENGABDIAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Gambar
  Sabtu (16/07), mahasiswa program studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) angkatan tahun 2020 melakukan pengabdian Teknologi Tepat Guna (TTG), setelah menyelenggarakan pameran pada 14-15 Juni 2022. Pengabdian ini dilakukan di RW 03, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya. Acara ini dihadiri oleh ketua Pimpinan Anak cabang dari IPNU IPPNU, dosen UINSA dari prodi PMI dan peserta dari IPNU IPPNU serta karang taruna Manyar Sabrangan. Tujuan pada acara kali ini adalah menambah wawasan bagi semua yang hadir. Lebih tepatnya remaja-remaja agar mereka dapat produktif dan mencintai lingkungan. Sasaran acara ini adalah remaja RW 03, Manyar Sabrangan, anggota IPNU IPPNU dan karang taruna Manyar Sabrangan. Pembukaan diawali dengan pembekalan materi oleh bu Vera Arida dengan tema eco enzym yang membahas manfaat dan kegunaan di kehidupan sehari hari, kemudian dilanjut oleh bu Nihlatul Falasifah membahas tentang Teknologi Tepat Guna.     P...

Karya Tulis Ilmiah "PMI dalam Pancasila"

  PMI DALAM PANCASILA Oleh: Ahmad Andriansyah      Pengembangan Masyarakat Islam membutuhkan dasar yang benar-benar kompleks, yang mengatur baik segi adaptasi sosial, pemberdayaan sosial, hingga tercapai kesejahteraan sosial secara lahir (duniawi) dan batin (ukhrowi), dan dasar yang paling sesuai dengan upaya tersebut adalah Pancasila.      Seseorang belum bisa dikatakan Pancasilais Sejati sebelum Dia menjadi pemberdaya. karena Pemberdayaan Masyarakat adalah proses paling tinggi dalam Implementasi Pancasila, dan disitulah letak kemuliaannya.

PUISI "PANCASILA"

  PANCASILA Oleh: Ikhsan Hendra Hadi pranata Pancasila, bukan hanya lima bait biasa Pancasila, dibuat dengan segenap jiwa raga Pancasila, lima bait pemersatu bangsa Pancasila, pedoman bangsa Indonesia Bhinneka Tunggal Ika, semboyan negara kita Dikutip dari kitab Sutasoma Yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu jua Bersatulah Indonesia! Perjuangan akan tetap ada! Demi mimpi dan cita-cita bangsa.

Quotes Motivasi

 Quotes Motivasi Oleh : Nisfi Kuniawati    Belajarlah bersama masyarakat dan untuk masyarakat, teknologi memberimu efisiensi sedangkan pengalaman mereka memberimu ilmu, inspirasi dan relasi.

PUISI "Kaum Kolong Jembatan"

  KAUM KOLONG JEMBATAN   Oleh : Sufa Putri Widya   Hiruk-pikuk keramaian Membelah tajam pandangan Seru hati berbelaskasihan Melihat tawa dari anak kolong jembatan Emas yang tak seberapa Sudah mampu membuat mereka gembira Lusuh di badan Bersih menawan di senyuman Beban hidup dalam pikiran Elok budi dalam perbuatan

RAPAT KERJA HMP PMI PERIODE 2022-2023

Gambar
    Rapat kerja atau yang lebih sering disebut RAKER merupakan sebuah program kerja tahunan yang mempertemukan para pengurus dari himpunan mahasiswa prodi PMI untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan program kerja organisasi. Acara ini rutin dilaksanakan setiap awal periode kepengurusan. Rapat kerja ini bertujuan untuk membahas, memberi saran, serta masukan untuk seluruh proker yang akan dilaksanakan selama satu periode kedepan. Acara rapat kerja dan buka bersama ini diselenggarakan pada Sabtu, 16 April 2022 di MWC NU Wonocolo, dengan mengusung tema “Reaktualisasi Program Kerja yang Adaptif, Inovatif dan Kolaboratif”. Pada rapat kerja ini dilakukan pemaparan program kerja yang dilaksanakan oleh masing-masing pengurus Badan Pengurus Harian(BPH), Departemen Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat(P3M), Keilmuan, Jaringan dan Komunikasi, Fundraising, serta Media dan Informasi. Program kerja ini diadakan dengan maksud untuk menilai program kerja dari setiap divi...

PUISI "HUKUM KATANYA"

HUKUM KATANYA Oleh :  Khusnul Eka Fitriana Hukum, hukum, dan hukum  Ketika hukum tak lagi di hati  Ketika hukum tak lagi di ingat  Ketika hukum tak lagi di pandang  Maka akan dikemanakan bangsaku. Hukum bukanlah untuk diinjak  Hukum bukanlah untuk dipermainkan  Tetapi hukum untuk menguatkan bangsa ini.  Hukum bukanlah untuk kebiadaban namun untuk keberadaban.  Karena hukum tetaplah hukum. Lagi-lagi ada yang mengatakan,  HUKUM TAJAM DI BAWAH, TUMPUL KE ATAS  Dan itu fakta  Lihatlah bagaimana pejabat yang melanggar didiamkan.  Seolah tidak terjadi apa-apa. Ya..atas nama hukum !  Ini tak menjadi apa-apa?

PUISI "Sudut Kota"

SUDUT KOTA oleh Nishfi Kurniawati Bersama senja ku telusuri sejenak pinggiran kota  Penciuman ku tertuju pada pojok tanah kering   Pengelihatanku terbungkam setumpuk sampah negara  Bau sedap menulusuri setiap rongga hidung  Aku tersenyum dengan rasa malu serta iba  Aliran sungai keruh tersentuh sinar matahari  Berjuta lalat dan hewan jelata menghiasi  Mengais sampah yang tinggal di dalamnya  Gedung pabrik berdiri kokoh bersih  Tembok rumah cantik nan megah  Otakku mulai bertanya tanpa henti  Mengapa seperti ini?  Ironi negara yang tak pernah mati  Pemikiran yang tak pernah dibuka  Wahai tuan,lihatlah negara ini

Puisi "Salam Gelora Nusantaraku yang Ku Rindu Jagatku"

 SALAM GELORA NUSANTARAKU YANG KU RINDU JAGATKU Karya : Fika Lumiasari Senja menyinari pesonamu Wahai.. kalbu yang bersorak gemuruh Mengantarku pada geloramu Gelora menyambut mentari dalam negeriku Tawa riang penuh kicauan...  Bagai letusan semangat untuk duniaku Dari ujung ke ujung, ujung tengah ujung Bergema sorak menjadi satu, sorak bahasa kalbu Ratusan, bahkan ribuan bahasa tetap menyatu Itulah Tanah Airku Jutaan hingga lebih bahasa tetap satu Itulah Duniaku Salam yang penuh kesejukan Untuk jagatku..  Berbeda-bedapun tetap tersampaikan Sungguh jagat yang ku rindu..  Teriak keras menyapa Berbagai lantunan dan melodi nada Tak menghalangi tutur sapa Tak menghalangi niatan menyapa Wahai insan Negeriku,  Jagalah emas dan permata Penciptamu Junjunglah tinggi persatuanmu Jalinlah kasih pada bumimu Engkaulah yang mampu menyatukan tekat dan juang Kaulah yang mampu menjaga dan menyayang Salam sapa tak membendung sinarnya Tak dapat menahan kejora nurnya Kejayaan dan ke...

Puisi : "Lentur tapi Keras"

LENTUR TAPI KERAS Oleh : Fitria Nur Fadila Hukum adalah alat  Sangat lentur sekaligus begitu keras  Lentur untuk mereka yang berduit  Mereka yang punya harta dan kuasa  Mampu menyewa orang orang yang pandai bersilat lidah  Keras untuk mereka yang lemah  Tak berduit  Manusia lusuh tak punya apa-apa  Tak mampu membuat alasan  Dengan istilah yang susah-susah hukum Ah, begitulah diatas hukum  Ada kelembutan tak membalas walau dirugikan  Ah..begitulah kemanusiaan

Opini : "Upaya Pemerintah terhadap Keberlangsungan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia"

Upaya Pemerintah terhadap Keberlangsungan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Oleh : Sherina Ana Tasya Kamila Dikutip dari website resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI pada tanggal 13 Januari 2021 program vaksinasi Covid-19 mulai diberikan kepada masyarakat Indonesia. Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Covid-19 di Indonesia Sinovac. Selain Jokowi, sejumlah tokoh agama, pejabat, maupun public figure juga ikut mensukseskan kegiatan vaksinasi Covid-19. Pada tahap selanjutnya vaksin diberikan kepada tenaga kesehatan di Jawa dan Bali. Dan kemudian diberikan secara bergilir mulai dari lanjut usia (lansia) sampai seluruh masyarakat Indonesia. Juga dipaparkan terkait jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin Covid-19 sebanyak 24.710.615 jiwa per tanggal 22 Mei 2021. Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dalam 2 kali yang terdiri dari penyuntikan dosis 1 dan dosis 2. Terdapat 1.509.523 tenaga kesehatan, 10.317.952 petugas p...

PUISI "IBU PERTIWI"

IBU PERTIWI oleh : Fathur Rozi  Kulihat tangis di wajah ibuku Kuusap air matanya dengan jemariku  Kurebahkan kepalanya dengan halus dipangkuanku  Kudendangkan syair-syair penyejuk kalbu Lalu kutanyakan padanya  Kudengar senandung rintihan ceritanya  Sungguh aku meresapi kisahnya  Sambil aku melihat bola matanya  Ibu bersedih  Anaknya saling cacimaki demi agama  Anaknya saling sikut demi kuasa  Anaknya saling fitnah demi istana  Anaknya saling tuding demi harta  Ibu bersedih  Cinta dan kasih tak lagi jadi yang utama  Ketika nafsu kuasa menguasai dada  Janji hanya sebagai pemanis belaka  Demi merebut simpati saja Kuatkan hati ibu  Masih ada harapan pada anak-anak ibu kaum pemuda  Yang diharapkan oleh suatu bangsa  Dengan pena dan buku di tangannya  Dengan cinta dan kasih dalam hatinya  Dengan keberanian dalam sorot matanya  Dengan idealisme dalam dirinya  Yakinlah ibu pada me...

PUISI " DIMANAKAH INDONESIAKU YANG DULU"

 DIMANAKAH INDONESIAKU YANG DULU oleh : Endah Elly Aidiyah Dimanakah Indonesiaku yang dulu Negeri dengan kedamaian di dalamnya Dimanakah Indonesiaku yang dulu Negeri dengan anak-anak yang memiliki kemasyhuran yang tinggi Bukan negeri yang memiliki generasi muda  Yang rela menjual dirinya sendiri hanya untuk ketenaran sesaat Dimanakah Indonesiaku yang dulu Negeri yang memiliki anak didik yang berbudi luhur Bukan negeri yang memiliki anak didik Yang lebih memilih si komputer jinjing yang ia punya  Dibanding sang pemberi ilmu Dimanakah Indonesiaku yang dulu Negeri yang memiliki budak-budak yang lebih memilih  Bermain baksodor ketimbang bermain dengan si kecil  Yang ada dalam genggamannya